Sunnah Bagi Orang Yang Mendengar AzansteemCreated with Sketch.

in steemit •  2 years ago 


Image Source

Sunnah bagi orang yang mendengar azan dan iqamah untuk mengucapkan apa yang diucapkan muazzin,kecuali pada dua hai'alat maka dia mengucapkan la haula wala quwwata dst.

Baru dianggap orang yang mendengar azan adalah orang yang mampu membedakan huruf-huruf azan yang sedang dikumandangkan,maksudnya adalah azan yang dikumandangkan itu terdengar jelas,jika tidak maka tidak dianggap orang yang mendengarkan azan sebagaimana yang dikemukakan oleh Ibnu Hajar.

Kesunahan menjawab azan ini berlaku juga kepada orang berhadas kecil,dan juga kepada orang yang berhadas besar namun menurut As-subki tidak bagi orang yang berhadas besar.dan sunnah juga bila sedang beristinjak yang tidak dilakukan didalam toilet.

Jika azannya dilakukan berturut-turut seperti terdengar azan dari beberapa tempat,maka semuanya sunnah dijawab,meskipun setelah ia shalat.

Sunnah untuk berhenti membaca Al-quran,zikir,dan do'a untuk menjawab azan.

Makruh bagi orang yang sedang berhubungan intim dan orang yang sedang buang hajat,namun sunnah menjawab azan ketika selesai bila memang tidak lama berselang.

Dan sunnah untuk mengucapkan Shadaqta wa bararta dua kali untuk bacaan muazzin asshalatu khairum minan naum.



Posted from my blog with SteemPress : https://rhampagoe.000webhostapp.com/2019/07/sunnah-bagi-orang-yang-mendengar-azan
Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!